RISKA Logo
RISKARemaja Islam Sunda Kelapa
← Kembali ke Artikel
Sosial & Komunitas• 8 Maret 2026

Dari Saling Cerita hingga Menyamakan Arah, RISKA Kumpulkan Remaja Masjid dalam FGD

JAKARTA — Tidak semua komunitas remaja masjid menghadapi tantangan yang sama. Namun, dalam Focus Group Discussion (FGD) Remaja Masjid Jakarta dan Sekitarnya

Dari Saling Cerita hingga Menyamakan Arah, RISKA Kumpulkan Remaja Masjid dalam FGD

JAKARTA — Tidak semua komunitas remaja masjid menghadapi tantangan yang sama. Namun, dalam Focus Group Discussion (FGD) Remaja Masjid Jakarta dan Sekitarnya, berbagai pengalaman tersebut dipertemukan untuk dibicarakan bersama.

 Focus Group Discussion (FGD) Remaja Masjid Jakarta dan Sekitarnya

FGD digelar RISKA dalam rangkaian Anjangsana Sosial RISKA (ANSOR) pada Minggu (8/3/2026). Sejumlah remaja masjid dari Jakarta dan sekitarnya duduk bersama untuk berbagi cerita mengenai tantangan yang mereka hadapi di komunitas masing-masing.

Diskusi berlangsung dua arah. Ketika satu peserta menceritakan persoalan yang pernah dihadapi, peserta lain turut berbagi pengalaman dan cara yang pernah mereka lakukan untuk melewatinya.

Dari berbagai cerita tersebut, pembahasan kemudian mengarah pada satu pertanyaan penting: sebenarnya apa tujuan menjadi remaja masjid?

Pertanyaan ini menjadi ruang untuk kembali menyamakan cara pandang. Bagi para peserta, aktivitas remaja masjid bukan hanya tentang menjalankan kegiatan, tetapi juga memahami arah gerak dan peran yang ingin dibangun di tengah masyarakat.

Kesamaan tujuan tersebut diharapkan dapat membuat komunitas tetap bergerak dengan karakter masing-masing, sekaligus saling menguatkan ketika menghadapi tantangan yang serupa.

 Focus Group Discussion (FGD) Remaja Masjid Jakarta dan Sekitarnya

Bagi RISKA, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas ruang komunikasi antarremaja masjid. Pengalaman dari satu komunitas dapat menjadi pembelajaran bagi komunitas lainnya, sekaligus membuka peluang untuk saling terhubung dan berkolaborasi.

Terlebih, FGD berlangsung di bulan Ramadan, ketika semangat untuk kembali mendekatkan diri kepada masjid dan memperkuat peran anak muda di dalamnya menjadi semakin relevan.

Pada akhirnya, FGD ini bukan tentang mencari siapa yang paling berhasil menjalankan komunitasnya. Justru, pertemuan ini menjadi ruang untuk saling mendengar, belajar, dan menyatukan langkah.

Karena menjadi remaja masjid mungkin punya tantangannya masing-masing, tetapi perjalanan itu akan terasa lebih kuat ketika dijalani bersama.

Artikel Lainnya