Fellas Camp 2026: Menutup Perjalanan Pendidikan, Membuka Langkah Baru Bersama
Setelah lebih dari tiga bulan belajar dan bertumbuh bersama, peserta Bidang Pendidikan RISKA akhirnya sampai pada satu titik penutup perjalanan mereka.

Setelah lebih dari tiga bulan belajar dan bertumbuh bersama, peserta Bidang Pendidikan RISKA akhirnya sampai pada satu titik penutup perjalanan mereka. Bukan sekadar sebuah acara akhir pekan, Fellas Camp 2026 menjadi ruang untuk kembali melihat apa yang sudah dilewati sekaligus mempersiapkan langkah berikutnya.
Perjalanan tersebut dimulai sejak MAPRABA, ketika peserta pertama kali mengenal RISKA dan memasuki lingkungan baru bersama teman-teman seperjalanan. Setelah itu, proses berlanjut melalui rangkaian kelas Bidang Pendidikan RISKA yang menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan diri selama lebih dari tiga bulan.
Di dalamnya, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga menjalani berbagai pengalaman bersama. Ada proses mengenal diri, belajar nilai-nilai Islam, membangun relasi, dan menemukan bagaimana menjadi bagian dari lingkungan yang terus mendorong untuk bertumbuh.
Perjalanan tersebut kemudian dilengkapi dengan Daurah Janaiz, sebelum akhirnya sampai pada Fellas Camp sebagai penutup rangkaian pendidikan.
Dari Ruang Kelas ke Citeko
Jumat malam, 31 Juli 2026, peserta berkumpul di Masjid Agung Sunda Kelapa. Setelah mengikuti PARIS dan menyelesaikan registrasi, mereka bersiap meninggalkan Jakarta pada dini hari menuju Villa Boing 1, Citeko, Bogor.
Perjalanan malam itu menjadi awal dari dua hari yang berbeda dari kegiatan pembelajaran sebelumnya. Jika selama ini peserta banyak bertemu dalam ruang kelas, kali ini mereka akan menjalani proses belajar melalui permainan, diskusi, aktivitas kelompok, dan refleksi dalam suasana yang lebih dekat dengan alam.
Sesampainya di lokasi, rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Subuh berjamaah dan dzikir pagi. Setelah itu, peserta mengikuti pembukaan Fellas Camp 2026 yang mengangkat tema “Growing Together, Shining Brighter.”
Tema tersebut terasa relevan dengan perjalanan yang sudah mereka lalui. Selama lebih dari tiga bulan, peserta tidak berjalan sendiri. Mereka belajar bersama, bertemu dengan orang-orang baru, dan melewati berbagai proses sebagai satu angkatan.

Di Fellas Camp, kebersamaan tersebut kembali dibangun melalui Games Collect Your Stars dan berbagai aktivitas dinamika kelompok. Peserta tidak hanya ditantang untuk bermain, tetapi juga belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan mengenal satu sama lain dalam situasi yang berbeda dari rutinitas kelas.
Ketika Belajar Mulai Menjadi Refleksi
Bagian lain dari Fellas Camp membawa peserta pada pembahasan yang lebih reflektif. Sesi Ke-RISKA-an dan FGD menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan mereka sebagai bagian dari RISKA, sementara dinamika kelompok memberi kesempatan untuk belajar dari interaksi bersama teman-teman.
Menjelang malam, suasana berubah menjadi lebih tenang. Setelah rangkaian ibadah dan makan malam bersama, peserta mengikuti muhasabah.
Di titik ini, Fellas Camp bukan lagi sekadar tentang permainan atau kegiatan bersama. Ada ruang untuk berhenti sejenak dan melihat kembali perjalanan yang sudah dilewati. Apa yang sudah dipelajari? Apa yang berubah? Dan setelah seluruh rangkaian pendidikan selesai, ke mana langkah berikutnya akan diarahkan?
Malam berlanjut dengan istirahat sebelum peserta kembali memulai hari kedua melalui qiyamul lail, salat Subuh berjamaah, dan dzikir pagi.

Pagi kemudian diisi dengan senam, The Light Seeker, hingga persiapan kepulangan. Sebelum benar-benar meninggalkan Citeko, peserta mengikuti kilas balik perjalanan perkuliahan, awarding, dan penutupan Fellas Camp 2026.
Bukan Akhir dari Perjalanan
Setelah seluruh rangkaian selesai, peserta kembali menuju Jakarta pada Ahad, 2 Agustus 2026.
Namun, Fellas Camp sebenarnya bukan sekadar tanda bahwa sebuah kegiatan telah selesai. Ia menjadi penutup dari satu fase yang dimulai sejak MAPRABA, dilanjutkan melalui kelas Bidang Pendidikan dan Daurah Janaiz, lalu sampai pada pengalaman bersama di Citeko.
Lebih dari tiga bulan perjalanan akhirnya bermuara pada satu kesempatan untuk melihat kembali proses yang telah dilalui bersama.

Growing Together, Shining Brighter bukan hanya tentang tumbuh bersama selama menjadi peserta pendidikan. Ada harapan bahwa apa yang dipelajari selama perjalanan tersebut dapat terus dibawa ketika mereka melangkah ke fase berikutnya di RISKA.
Karena pendidikan mungkin punya titik akhir dalam kalender kegiatan. Tetapi proses untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran tidak berhenti di sana.
Fellas Camp selesai. Perjalanannya belum.
Artikel Lainnya

Bertumbuh Dengan Sadar
Pernah nggak sih merasa hidup lagi jalan terus, tapi kita sendiri nggak yakin sebenarnya mau ke mana?

Serunya Bertemu Versi Terbaik Diri di Rest Area 2
Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) sukses menggelar Rest Area2, sebuah acara bertemakan self-growth, yang berlangsung di Taman Masjid Agung Sunda Kelapa

Di Balik Satu Ruang, Ada Banyak Cerita di RISKA
Jakarta, 23 Agustus 2026 - Di balik setiap kegiatan yang berjalan di RISKA, ada orang-orang yang ikut menjaganya tetap hidup. Ada yang mengurus program
