RISKA Logo
RISKARemaja Islam Sunda Kelapa
← Kembali ke Artikel
Kajian & Studi Islam• 2 Januari 2026

Ketika Hati Diuji

Pernah nggak, sesuatu terjadi nggak sesuai harapan, lalu hati langsung terasa berat? Kecewa, gelisah, marah, atau mempertanyakan

Ketika Hati Diuji

Pernah nggak, sesuatu terjadi nggak sesuai harapan, lalu hati langsung terasa berat? Kecewa, gelisah, marah, atau mempertanyakan kenapa Allah memilih jalan yang berbeda dari yang kita inginkan. Justru di titik seperti inilah hati sedang diuji.

Ustadz Bendri Jaisyurrahman menjelaskan bahwa hati memiliki posisi penting dalam kehidupan seorang Muslim. Hati menjadi tempat bersemayamnya iman dan ikut menentukan bagaimana seseorang merespons berbagai keadaan. Karena itu, ketika hati diuji, yang sebenarnya ikut diuji adalah keimanan.

Salah satu ujian terbesar adalah ketika ketetapan Allah tidak sesuai dengan harapan. Dari kisah Iblis, Ustadz Bendri menunjukkan bagaimana kekecewaan yang dipelihara dapat berkembang menjadi penyakit hati seperti ujub dan kesombongan. Pelajarannya sederhana: ketidaksesuaian antara keinginan kita dan keputusan Allah tidak otomatis berarti Allah tidak sayang.

Karena itu, salah satu sikap yang perlu dilatih adalah ridha terhadap ketetapan Allah. Bukan berarti berhenti berusaha atau tidak boleh merasa sedih, tetapi belajar menerima bahwa tidak semua hal harus berjalan sesuai dengan apa yang kita bayangkan. Hati perlu tetap punya tempat untuk percaya kepada Allah, bahkan ketika jawabannya belum terlihat.

Ketika hati mulai gelisah, Ustadz Bendri juga mengingatkan agar kegelisahan tidak dibiarkan berlarut-larut. Salat, zikir, membaca Al-Qur’an, dan datang ke majelis ilmu dapat menjadi jalan untuk mencari ketenangan. Majelis ilmu bukan hanya tempat menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali mengingat Allah dan mendapatkan sakinah.

Pada akhirnya, hati yang kuat bukan hati yang tidak pernah kecewa. Hati yang kuat adalah hati yang ketika diuji tetap berusaha menjaga imannya, tidak terburu-buru mengambil keputusan, dan kembali mencari ketenangan kepada Allah.

Tonton kajian lengkapnya di PARIS - Ustadz Bendri Jaisyurrahman - Ketika Hati Diuji - YouTube

Artikel Lainnya