RamadhanKustik, Kolaborasi RISKA dan Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat Hidupkan Ramadan di Sunda Kelapa
Ramadan di Masjid Agung Sunda Kelapa hadir dengan suasana yang berbeda pada 21–22 Februari 2026. Selama dua hari, seni, musik religi, kegiatan sosial


JAKARTA — Ramadan di Masjid Agung Sunda Kelapa hadir dengan suasana yang berbeda pada 21–22 Februari 2026. Selama dua hari, seni, musik religi, kegiatan sosial, dan aktivitas ekonomi masyarakat bertemu dalam rangkaian Pusat RamadhanKustik, hasil kolaborasi RISKA dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat.
Hari pertama, Sabtu (21/2), dibuka dengan lomba mewarnai untuk anak-anak. Sejak siang, area kegiatan mulai dipenuhi peserta dan pengunjung. Anak-anak sibuk dengan gambar mereka, sementara di sisi lain UMKM lokal turut membuka stan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Tidak hanya menghadirkan hiburan, rangkaian kegiatan juga membawa aktivitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Cek kesehatan gratis tersedia melalui kolaborasi dengan Yayasan Gescita Peduli Bangsa, sementara kegiatan anak-anak turut didukung oleh Jenia Stationery.
Berbagai aktivitas tersebut berjalan berdampingan dengan panggung utama. Pengunjung dapat berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan lain, menjadikan halaman Masjid Agung Sunda Kelapa sebagai ruang pertemuan bagi masyarakat dengan beragam aktivitas.
Kolaborasi komunitas dan pemerintah
Kolaborasi RISKA dan Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat menjadi bagian penting dari pelaksanaan RamadhanKustik. Dalam sambutannya pada hari pertama, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat turut menyampaikan mengenai kolaborasi tersebut.
RamadhanKustik sendiri dirancang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang menghadirkan seni kreatif di ruang publik. Konsepnya memadukan musik religi dengan storytelling, sehingga pertunjukan tidak hanya berisi musik, tetapi juga cerita dan pesan yang berkaitan dengan Ramadan.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Pusat, Shinta Nindyawati, dalam pemberitaan RRI menyebut RamadhanKustik sebagai rangkaian untuk mengisi Ramadan dengan seni kreatif di ruang publik, khususnya musik religi.

Bagi RISKA, kolaborasi tersebut membuka ruang bagi berbagai unsur untuk ikut mengambil bagian. Anak-anak, pelaku UMKM, komunitas, seniman, hingga masyarakat umum dapat hadir dalam satu rangkaian kegiatan yang sama.
Dari aktivitas anak hingga panggung musik
Selain lomba mewarnai, Adik Asuh RISKA turut mengambil bagian dalam rangkaian acara dengan tampil di atas panggung. Anak-anak mendapat kesempatan untuk tampil dan berinteraksi dengan pengunjung dalam suasana yang lebih terbuka.
Panggung kemudian diisi berbagai penampilan, termasuk Kak Heru & D’Pamas, serta penampilan Shinta Priwit & Shahib, Kanaya, dan Queen Lala.
Memasuki hari kedua, Minggu (22/2), rangkaian RamadhanKustik kembali menghadirkan sejumlah penampil. Grup Samrah, El Alice & Friend, dan Irama Gambus dari Sudin Kebudayaan turut memeriahkan acara. Talkshow interaktif juga menjadi bagian dari rangkaian sebelum acara ditutup dengan penampilan grup musik Debu.

Di luar panggung, kegiatan juga berlanjut melalui Bazar Ramadan yang berlangsung pada 21–25 Februari melalui kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Menghidupkan Ramadan lewat ruang bersama
Selama dua hari, RamadhanKustik memperlihatkan bagaimana satu kegiatan dapat menghadirkan banyak pengalaman sekaligus.
Ada anak-anak yang datang untuk mengikuti lomba. Ada pelaku UMKM yang membawa produknya ke ruang publik. Ada masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan. Ada musisi dan seniman yang berbagi karya. Ada pula komunitas dan pemerintah yang berkolaborasi untuk menghadirkan seluruh rangkaian kegiatan.
Di tengah berbagai aktivitas tersebut, RISKA dan Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat menjadi bagian dari upaya menghadirkan Ramadan melalui seni, kreativitas, dan keterlibatan masyarakat.
Masjid Agung Sunda Kelapa pun selama dua hari tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya acara. Ruang di sekitarnya menjadi tempat bertemunya berbagai aktivitas dan orang-orang dengan cerita yang berbeda.
RamadhanKustik akhirnya bukan sekadar rangkaian pertunjukan. Ia menjadi ruang untuk bertemu, berkolaborasi, dan menghidupkan suasana Ramadan bersama-sama.
Artikel Lainnya

Bertumbuh Dengan Sadar
Pernah nggak sih merasa hidup lagi jalan terus, tapi kita sendiri nggak yakin sebenarnya mau ke mana?

Serunya Bertemu Versi Terbaik Diri di Rest Area 2
Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) sukses menggelar Rest Area2, sebuah acara bertemakan self-growth, yang berlangsung di Taman Masjid Agung Sunda Kelapa

Di Balik Satu Ruang, Ada Banyak Cerita di RISKA
Jakarta, 23 Agustus 2026 - Di balik setiap kegiatan yang berjalan di RISKA, ada orang-orang yang ikut menjaganya tetap hidup. Ada yang mengurus program
