RISKA Logo
RISKARemaja Islam Sunda Kelapa
← Kembali ke Artikel
Kajian & Studi Islam• 11 Juli 2026

Penjaga Hati

Hati lebih terjaga ketika Rasulullah menjadi teladan dalam beribadah, bersikap, menghadapi masalah, dan mencari ketenangan.

Ustadz Muhammad Vickry di samping tulisan Refresh Hati Series: Penjaga Hati pada latar hijau

Kita sering mencari ketenangan ke mana-mana, padahal Allah sudah memberi teladan yang jelas melalui Rasulullah saw. Dalam Refresh Hati Series, Ustadz Muhammad Vickry menjelaskan bahwa menjaga hati tidak cukup mengikuti perasaan. Kita perlu mengikuti tuntunan yang benar.

Pilih Teladan yang Membawa ke Jalan Benar

Setiap orang punya sosok yang dikagumi. Masalahnya, sosok yang kita ikuti ikut membentuk arah hidup kita. Teladan yang baik membawa kita mendekat kepada Allah, sedangkan teladan yang buruk bisa membuat nilai dan pilihan hidup ikut bergeser.

Rasulullah saw. adalah uswah hasanah, teladan dalam perkataan, perbuatan, dan cara menghadapi keadaan. Ketika masalah datang, kita tidak hanya bertanya apa yang terasa nyaman, tetapi juga bagaimana Rasulullah merespons kesulitan dengan sabar, ikhtiar, dan menunggu pertolongan Allah.

Cinta Dibuktikan dengan Mengikuti

Mengaku mencintai Allah dan Rasul-Nya perlu terlihat dalam tindakan. Kajian ini membedakan ittiba’, yaitu mengikuti tuntunan Rasulullah, dan iqtida’, yaitu meneladani akhlak serta perjalanan hidup beliau.

Keduanya membantu hati tetap berada di jalur yang benar. Ibadah memiliki tuntunan, begitu juga cara mencari ketenangan. Karena itu, kita perlu berhati-hati dengan praktik yang terlihat menenangkan tetapi tidak punya dasar dari ajaran Rasulullah.

Isi Hari dengan Kebiasaan yang Baik

Meneladani Rasulullah bisa dimulai dari hal sederhana. Pelajari perjalanan hidup beliau, jaga zikir pagi dan petang, biasakan kalimat yang baik, lalu bawa akhlak beliau ke rumah, pekerjaan, dan perjalanan sehari-hari.

Kebiasaan kecil membentuk isi hati. Jika hari-hari dipenuhi zikir dan ketaatan, kita sedang melatih diri agar tetap dekat kepada Allah, termasuk saat emosi, lelah, atau menghadapi masalah.

Ketenangan bukan sekadar suasana tanpa masalah. Ketenangan tumbuh ketika hati tahu siapa yang diikuti dan ke mana hidup diarahkan.


Yuk simak kajian selengkapnya di sini

Tonton “[PARIS] Ustadz Muhammad Vickry, B.A. - Penjaga Hati” di YouTube

Artikel Lainnya