RISKA Logo
RISKARemaja Islam Sunda Kelapa
← Kembali ke Artikel
Kajian & Studi Islam• 23 Juli 2026

Sedang Tak Bisa Jatuh Cinta

Saat hati lelah mencintai, jangan buru-buru mencari pengganti. Periksa kembali tujuan cinta dan dekatkan diri kepada Allah.

Ustadz Handy Bonny di samping tulisan Sedang Tak Bisa Jatuh Cinta: Menjaga Hati, Menanti yang Halal

Patah hati, lelah secara mental, dan pengalaman buruk bisa membuat seseorang takut mencintai lagi. Ustadz Handy Bonny mengajak kita melihat masalahnya lebih dalam: mungkin bukan cinta yang hilang, tetapi tujuan cinta yang perlu dibenahi.

Jangan Menjadikan Dunia sebagai Pusat Cinta

Cinta bisa membuat seseorang bangkit, tetapi juga bisa menyiksa ketika ditempatkan secara berlebihan. Jika kebahagiaan sepenuhnya bergantung pada pasangan, pekerjaan, atau pengakuan orang lain, hati mudah hancur ketika semua itu berubah.

Kebahagiaan paling kuat berangkat dari iman dan Islam. Masalah, sakit, serta kekecewaan tetap terasa, tetapi semuanya bisa menjadi ruang ibadah ketika tujuan hidup kembali kepada Allah.

Fokus Menjadi, Bukan Sibuk Mencari

Keinginan menikah itu wajar. Namun, ibadah jangan dijalankan hanya sebagai transaksi untuk mendapatkan jodoh. Fokus utama tetap mencari rida Allah. Jodoh adalah bagian dari ketetapan-Nya, bukan ukuran diterima atau tidaknya amal kita.

Ikhtiar tetap perlu. Belajar ilmu pernikahan, membuka diri lewat jalan yang baik, meminta bantuan guru atau orang tepercaya, dan memperbanyak doa. Pada saat yang sama, jangan membandingkan waktu hidup kita dengan orang lain.

Bangkit dari Kegagalan

Kajian ini menawarkan cara memaknai kegagalan: akui bahwa kita pernah gagal, cari letak kekeliruannya, ambil pelajaran, susun kembali hidup, lalu bangkit. Menulis jurnal juga disebut sebagai salah satu cara untuk menjernihkan masalah dan melihat langkah berikutnya.

Jangan biarkan seseorang yang hadir sebentar menghancurkan seluruh hidup. Jika sebuah hubungan perlu diakhiri karena tidak sejalan dengan rida Allah, sudahi dengan jelas dan jangan kembali ke lubang yang sama.

Cinta kepada manusia tetap punya tempat, tetapi jangan melebihi cinta kepada Allah. Saat pusatnya benar, kita bisa menyayangi tanpa kehilangan arah, menunggu tanpa merasa tertinggal, dan menerima perpisahan tanpa kehilangan seluruh hidup.


Yuk simak kajian selengkapnya di sini

Tonton “[PARIS] Ustadz Handy Bonny - Sedang Tak Bisa Jatuh Cinta” di YouTube

Artikel Lainnya