Syarat Sah Sholat Part 2
Syarat sah salat mencakup kebersihan badan, pakaian, dan tempat dari najis serta memastikan waktu salat sudah masuk.

Salat perlu dikerjakan dengan memenuhi syarat sahnya. Dalam kajian PARIS, Ustadz Muhammad Aqil Haidar melanjutkan pembahasan tentang suci dari najis dan masuknya waktu salat.
Najis Berbeda dengan Hadas
Hadas adalah keadaan yang dihilangkan dengan wudu, mandi, atau tayamum. Najis adalah benda yang perlu dibersihkan dari badan, pakaian, dan tempat salat.
Kalau ada najis pada tubuh atau pakaian, bersihkan sebelum salat. Tempat yang bersentuhan dengan badan juga perlu suci. Namun, najis yang berada di dekat kita dan tidak tersentuh tidak otomatis membatalkan salat.
Kajian turut membahas salat sambil menggendong bayi. Salat tetap bisa sah selama bayi dan barang yang dibawanya tidak terkena najis. Kalau ada najis yang diketahui sejak awal, bersihkan atau ganti perlengkapannya lebih dulu.
Pastikan Waktunya Sudah Masuk
Salat fardu tidak sah jika dimulai sebelum waktunya. Karena itu, jangan hanya mengandalkan perkiraan. Gunakan jadwal salat, azan yang tepercaya, atau tanda alam yang dipahami.
Mengakhirkan beberapa menit masih boleh selama waktunya belum habis. Yang bermasalah adalah mendahului waktu. Jika ragu, pastikan dulu daripada terburu-buru.
Kewajiban salat juga tidak hilang hanya karena waktunya lewat. Orang yang tertidur atau lupa tetap mengerjakannya ketika sadar. Intinya, salat perlu dijaga dengan ilmu, bukan hanya kebiasaan.
Yuk simak kajian selengkapnya di sini
Tonton “[PARIS] Ustadz Muhammad Aqil Haidar - Syarat Sah Sholat part 2” di YouTube
Artikel Lainnya

Pintu Penyesalan
Dosa sering dimulai dari celah kecil. Kenali empat pintu masuknya dan tutup akses sejak awal sebelum hati terlanjur terbiasa.

Barakah: Jiwa yang Hilang dari Produktivitas
Produktivitas bukan cuma soal hasil. Niat, ikhtiar, dampak, dan kedekatan kepada Allah membuat kesibukan kita punya arah dan barakah.

Produktivitas Berkah: Menjadikan Allah dan Akhirat sebagai Poros
Produktivitas yang berkah tidak cuma mengejar angka. Ia berpusat pada Allah, diarahkan untuk akhirat, dan memberi manfaat.
